Guyub Rukun Saklawase, PATAKA 83 Rayakan 43 Tahun Pengabdian dengan Syukur dan Aksi Sosial


Wartanews9.online || Surabaya – Semangat kebersamaan dan pengabdian tak lekang oleh waktu. Itulah yang tergambar dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-43 PATAKA 83 yang digelar penuh khidmat di Hotel Wyndham, Jalan Basuki Rahmat No. 67–73 Surabaya, Minggu (22/2/2026).


Mengusung tema “Hadapi, Syukuri dan Nikmati”, momentum ini bukan sekadar temu kangen para purnawirawan seangkatan 1983 dari matra darat, laut, udara, dan kepolisian. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi refleksi panjang perjalanan pengabdian yang telah mereka lewati selama lebih dari empat dekade.


Ketua PATAKA 83 Jawa Timur, LAKSDYA TNI (Purn) Dr. Widodo, SE., M.Sc., menegaskan bahwa masa pensiun bukan akhir dari dedikasi. “Hadapi, syukuri, nikmati. Namun sesanti utama kita adalah tetap guyub rukun saklawase. Setiap tahun boleh berubah, usia bertambah, tapi kebijaksanaan juga harus semakin matang,” ujarnya di hadapan sekitar 70 peserta yang hadir.


Ia menambahkan, 43 tahun sejak meninggalkan masa pendidikan di Akpol Semarang, pendidikan TNI AL di Surabaya, dan TNI AU di Yogyakarta menjadi bukti eratnya persaudaraan lintas matra. Meski sebagian besar telah purna tugas, semangat pengabdian tetap menyala dalam berbagai kegiatan sosial.


Rangkaian peringatan HUT diawali dengan bakti sosial, termasuk kunjungan ke panti asuhan dan menjenguk rekan-rekan yang sakit. Selain itu, rombongan juga melakukan ziarah ke taman makam pahlawan serta mendoakan rekan-rekan seperjuangan yang telah lebih dahulu berpulang. Doa bersama digelar di berbagai titik di Jawa Timur, melibatkan hampir 40 anggota dari unsur darat, laut, udara, dan kepolisian.


Ketua Panitia, MAYJEN TNI (Purn) Dr. Istu Hari Subagio, SE., MM., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wujud nyata rasa syukur atas nikmat kesehatan dan kebersamaan yang masih diberikan Tuhan Yang Maha Esa. “Pengabdian tidak berhenti hanya karena pensiun. Justru di sinilah kita menguatkan silaturahmi dan memberi manfaat bagi sesama,” tuturnya.


Acara puncak ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur. Hadir pula jajaran pengurus DPD PEPABRI Jawa Timur yang turut memberikan dukungan moral atas eksistensi PATAKA 83. Momen haru terasa saat pemberian cinderamata kepada para warakawuri sebagai bentuk penghormatan dan kepedulian.


Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ceramah agama, doa bersama, salat berjamaah, hingga buka puasa bersama yang dipimpin oleh K.H. Fadil.


Empat puluh tiga tahun berlalu, namun nilai loyalitas, solidaritas, dan pengabdian tetap menjadi fondasi utama PATAKA 83. Dalam kebersamaan yang hangat, mereka membuktikan bahwa masa purnatugas bukan akhir perjalanan, melainkan babak baru untuk terus mengabdi dengan cara yang berbeda.

(Rijal)


dibaca

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama