Wartanews9.online || Surabaya – Kejuaraan UPSCC III (Unesa Pencak Silat Challenge Competition III) yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Surabaya kembali menjadi ajang prestisius bagi para atlet pencak silat dari berbagai daerah di Indonesia.
Kompetisi yang berlangsung pada 19–21 Desember 2025 di Surabaya ini diikuti oleh pesilat dari kategori usia dini hingga dewasa, dengan mengusung tema “Inovasi Teknik dan Pengembangan Pencak Silat”.
Ajang tersebut bertujuan sebagai wadah pembinaan prestasi sekaligus sarana unjuk bakat atlet muda nasional.
Persaingan ketat tersaji di berbagai nomor pertandingan, baik kategori tanding maupun seni.
Pada kejuaraan ini, Gabungan Perisai Diri berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dengan raihan total 15 medali emas, 19 medali perak, dan 28 medali perunggu, yang mengantarkan mereka meraih Juara Umum II kategori usia dini.
Kontribusi terbesar datang dari Perisai Diri Adinda TL (Tenggelis) yang tampil impresif sepanjang kejuaraan.
Unit ini sukses menyumbangkan 8 medali emas, jumlah terbanyak dibandingkan unit Perisai Diri lainnya. Secara keseluruhan, Perisai Diri Adinda TL (Tenggelis) mengoleksi 8 emas, 4 perak, dan 10 perunggu, menegaskan konsistensi pembinaan atlet yang berkelanjutan.
Sejumlah atlet Perisai Diri Adinda TL (Tenggelis) tampil gemilang di berbagai kategori. Atlet seperti Shahdan, Kenzie/Kenzi, Nafisha, Putri, Rere, dan Atma berhasil meraih medali emas.
Sementara itu, atlet lainnya seperti Ramdan, Hanif, Alif, Raqi, serta beberapa atlet dari kategori praremaja, remaja, hingga dewasa turut menyumbangkan medali perak dan perunggu.
Prestasi ini semakin menegaskan bahwa Perisai Diri tidak hanya unggul dalam aspek bela diri, tetapi juga aktif mengembangkan atlet di bidang seni pencak silat hingga tingkat provinsi dan nasional.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata lahirnya calon-calon atlet berprestasi dari wilayah Tenggelis.
Salah satu pelatih, Youngki Firmansyah, memberikan pesan motivasi kepada para atlet. “Jangan berpuas diri, tetap giat berlatih untuk menjadi lebih baik,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa pembinaan yang serius, baik dari segi teknik, fisik, maupun mental, merupakan kunci utama dalam mencetak atlet bermental juara.
Melalui keikutsertaan di UPSCC III, Perisai Diri Adinda TL (Tenggelis) tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga memperkaya pengalaman bertanding.
Setiap kompetisi menjadi sarana pembentukan mental, kedisiplinan, dan inovasi yang menjadi bekal penting untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi di dunia pencak silat nasional. (Rijal)
dibaca
